Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
Showing posts with label Olah Raga. Show all posts

Sebelum TC di Malang, Persiba Ingin Uji Coba Lawan Tim Tangguh

Liputan6.com, Balikpapan - Persiba Balikpapan ingin melakukan pertandingan uji coba lawan tim tim tangguh di Kalimantan Timur. Pertandingan uji coba dilakukan sebelum tim ‘Beruang Madu’ menjalani pemusatan latihan di Batu Jawa Timur.

“Kalau memang memungkinkan akan bisa dilakukan di Balikpapan,” kata Pelatih Persiba, Timo Scheunemann, Minggu (19/3).
Provinsi Kaltim memiliki tiga tim yang turut berlaga di kompetisi Liga I Indonesia yakni Persiba, Pusamania Borneo dan Mitra Kukar. Pertandingan tiga tim selalu memperoleh perhatian dari penggila sepak bola di Kaltim.

Timo mengatakan, Persiba mempertimbangkan permintaan pertandingan uji coba lawan Mitra Kukar maupun Pusamania Borneo. Menurutnya, pertandingan uji coba ini cukup efekktif guna melihat kesiapan fisik dan mental para pemainnya.

Meski demikian, Timo mengaku juga memilih fokus menempa kualitas pertandingan para pemain Persiba dalam pemusatan latihan nanti. Menurutnya, Persiba akan menjalani program latihan khusus berupa latihan fisik dan internal game.

Timo berpendapat, Persiba membutuhkan proses waktu adaptasi cukup panjang guna membentuk tim yang solid. Tim ini memang mendatangkan sejumlah pemain baru yang belum mengenal karakteristik permain Persiba.

“Kita sekarang ada beberapa pemain baru, jadi mereka adaptasi, karena mereka kan belum paham sistemnya,” paparnya.

Persiba harus bekerja keras memadukan permainan sepeninggal bek sayap, Abdul Rahman yang memilih bergabung di Pusamania Borneo Samarinda. Penggantinya adalah bekas pemain 

Semen Padang, Satrio Syam yang punya kualitas serta tipikal permainan setara dengan pemain timnas Indonesia itu.

Satrio mampu menampilkan permainan terbaiknya kala masih memperkuat Semen Padang. Pemain ini kuat dalam bertahan dan sesekali mampu naik ke depan membantu serangan gelandang serang tim.

Sehubungan itu, Satrio Syam merupakan salah satu pemain yang langsung memperoleh penawaran kontrak bermain bersama Persiba. Timo langsung merekomendasikan agar Persiba secepatnya mengikat pemain ini untuk merumput di Balikpapan.

Selain itu, ada pula dua pemain baru lainnya yakni Irham Irhaz dan Alfath Fathier.  Mereka tidak butuh waktu agar dilirik pengurus Persiba guna memperkuat skuad jelang kompetisi Liga I 2017 nanti.
HashFlare

Arthur Cunha Makin Nyaman di Malang dan Optimisme Juara Liga 1

Bola.com, Malang - Baru dua bulan bergabung dengan Arema FC, bek asal Brasil, Arthur Cunha da Rocha, sudah merasakan dua trofi, yakni Trofeo Bhayangkara dan Piala Presiden 2017. Sebuah pencapaian yang terasa spesial bagi pemain 27 tahun itu.
Ditambah lagi Aremania juga mulai mencintainya. Terlihat saat pawai juara Piala Presiden, Selasa (14/3/2017), Aremania menyerukan namanya untuk ikut memberikan sambutan setelah Cristian Gonzales dan Adam Alis yang keluar sebagai top scorer dan pemain terbaik turnamen.
Mantan pemain Mitra Kukar ini merasa senang dengan suasana di Arema. Selain komposisi tim banyak dihuni pemain pintar, dia juga merasa selalu dapat dukungan luar biasa dari Aremania.
Lantas seperti apa target Arthur Cunha ke depan di Arema? Bek asal Brasil itu juga bicara soal kesannya tinggal di Malang serta Nemanja Vidic. Berikut wawancaranya.
Dua bulan, dua gelar diraih bersama Arema. Bagaimana rasanya?
Tentu senang. Saya tidak salah memilih klub. Sejak awal, faktor yang membuat saya gabung Arema karena tim ini selalu punya ambisi juara di setiap turnamen atau kompetisi yang diikuti. Sekarang terbukti.
Apa bedanya dengan Mitra Kukar? 
Mitra Kukar juga tim bagus. Tapi, Arema lebih punya ambisi. Saya merasakan bedanya sekarang. Selain itu, suporter Aremania selalu ada di manapun kami main. Tentu saya dan pemain lain akan lebih semangat dengan kehadiran suporter.
Apa target anda selanjutnya di Arema?
Tentu juara kompetisi dan setiap turnamen selalu punya target bisa bawa trofi. Meski tidak mudah, saya yakin bisa karena materi pemain Arema bagus. Meski banyak pemain muda, mereka bisa main dengan pintar. Bukan hanya mengandalkan tenaga saja.
Sedikit ke masa lalu, dulu kabarnya pernah main bersama Nemanja Vidic di Manchester United? 
Dulu saya datang ke Manchester United bersama Fabio dan Rafael da Silva. Usia saya mungkin 16 tahun waktu itu, latihan di tim reserve. Vidic sempat latihan bersama karena dia baru datang dan belum jadi pemain besar waktu itu.
Namun, akhirnya saya tidak bisa direkrut Mancheseter United karena tidak memiliki paspor Uni Eropa. Akhirnya saya kembali ke Brasil lagi.
Masih ada keinginan untuk ke Eropa atau tim besar di Asia?
Saya pikir main di Asia Tenggara saja karena usia sudah 27 tahun. Kalau masih muda seperti dulu pasti ingin main di Eropa.
Sekarang saya juga sudah punya anak. Tidak bagus bagi anak dan keluarga kalau sering pindah klub karena saya selalu bawa mereka di manapun bermain.
Di Indonesia jarang ada kontrak jangka panjang, bagaimana Anda menanggapinya
Bagi pemain asing, kontrak pendek itu jadi persoalan karena kalau selesai kontrak di Indonesia, belum tentu bursa transfer di negara lain masih buka. Kalau di Arema, saya punya kontrak 10 bulan. Semoga bisa beri yang terbaik sehingga masih tetap di Arema nantinya.
Bicara soal Malang, apa yang membuat Anda nyaman di kota ini?
Suasana kota enak. Tidak terlalu panas dan macet. Kuliner bakso juga saya suka. Di Brasil tidak ada makanan daging seperti itu.
HashFlare

Aremania Turun Ke Jalan Untuk Protes Keputusan Menpora

HarianDepok.com – Olahraga – Sepakbola – Nasional , Selain sebagai ungkapan perlawanan kepada Menpora Imam Nahrawi, Aremania juga menyampaikan pesan bahwa Malang merupakan kota sepak bola. Hal ini terlihat dari sudut-sudut jalanan Kota Malang dalam beberapa hari ini tampak Aremania memainkan sepak bola jalanan.
Para suporter Arema Cronus atau lebih dikenal dengan Aremania menggelar aksi protes terhadap kebijakan Menpora Imam Nahrawi yang sengaja memberhentikan liga dengan menginstruksikan ke pihak kepolisian agar tidak memberikan izin keramaian. Dalam bentuk protesnya, ratusan Aremania menggelar aksi ‘Street Soccer’  berkaitan dengan nasib tim kebanggaan mereka yang dilarang tampil dalam kompetisi LSI 2015.
Pada aksi mereka kali ini, Aremania sempat menggelar sepakbola jalanan di ruas jalan Karanglo. Walhasil, jalan akses Malang-Surabaya sempat macet total. Namun, usai sekitar dua jam menggelar aksi, saat ini Aremania telah membubarkan diri.
Sementara itu, di perbatasan Malang – Kepanjen, yang dikabarkan bakal menjadi lokasi aksi sepakbola jalanan Aremania, kondisi terpantau lancar. Bahkan, kondisi di sana bisa dikatakan cukup lengang.
Menurut mereka, aksi ini terjadi karena harga diri dan budaya mereka diusik.
“Aremania punya cara untuk mengekspresikan tuntutannya,” ujar Media Officer Arema Cronus, Sudarmaji.
“Arema bukan sekadar sepakbola tapi harga diri dan budaya. Kalau budaya diusik, mereka pasti akan bereaksi,” sambungnya.
“Seharusnya justru harus dikembangkan sebagai pemersatu dan daya tarik lokal,” tandasnya.
Sebelumnya, beberapa hari belakangan, Aremania rajin turun ke jalan. Mereka menggelar aksi untuk memprotes keputusan Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang tak meloloskan Arema Cronus sebagai peserta QNB League.

[NandaRiskiawan/HD]

Pelatih Arema: Persiapan yang Dilakukan Sia-sia

Penulis: Reza Perdana

Pelatih Arema: Persiapan yang Dilakukan Sia-sia

Penulis: Reza Perdana
Pelatih Arema: Persiapan yang Dilakukan Sia-sia Pelatih Arema Cronus Indonesia, Suharno. (ANTARA FOTO/Syaiful Arif)
Rabu, 29 April 2015 | 10:39
"Persiapan matang yang kami lakukan selama ini menjadi sia-sia, apalagi kepastian kapan kompetisi LSI digulirkan kembali juga tidak jelas,"
Suharno
Malang (ANTARA News) - Pelatih Arema Cronus Indonesia Malang, Jawa Timur, Suharno menyatakan persiapan tim yang sudah matang dan siap melakoni kompetisi akhirnya menjadi sia-sia setelah dihentikannya Liga Super Indonesia (LSI), meski hanya bersifat sementara.

"Persiapan matang yang kami lakukan selama ini menjadi sia-sia, apalagi kepastian kapan kompetisi LSI digulirkan kembali juga tidak jelas. Sekarang kami hanya tinggal menunggu kabar baik dari manajemen saja, kami pasrah dengan kondisi kompetisi sekarang ini," ujar Suharno di Malang, Rabu.

Status kompetisi yang dihentikan sementara, katanya, membuat ia dan pemain menjadi tidak nyaman, bahkan kehilangan harapan untuk menggelar latihan lagi dalam waktu dekat ini, sebab pelatih baru bisa berlatih kembali jika ada perintah dari manajemen akibat ketidakjelasan dan ketidakpastian berlangsungnya kompetisi tahun ini.

Menurut Suharno, kondisi dan situasi saat ini sama dengan kondisi ketika libur panjang setelah kompetisi berakhir, namun sekarang kompetisi baru bergulir dan masih menyisakan banyak pertandingan. Persiapan yang sudah disusun sejak akhir tahun 2014 menjadi sia-sia.

Sebab, lanjutnya, untuk melanjutkan kompetisi jika digulirkan kembali, tim harus dibangun sejak awal atau mulai dari nol lagi, baik secara fisik, mental maupun kebersamaannya. Kondisi mental dan fisik pemain saat ini benar-benar drop akibat dihentikannya kompetisi LSI maupun Divisi Utama.

Menyikapi dihentikannya kompetisi LSI untuk sementara itu, Media Officer Arema, Sudarmaji mengatakan setelah kembali dari Jakarta, Selasa (28/4), manajemen berencana melakukan sosialisasi kepada pelatih dan pemain. "Kami akan melakukan konsolidasi dulu secara internal, baru mengagendakan sosialisasi," ujarnya.

Sudarmaji mengatakan karena kompetisi dihentikan, untuk saat ini pemain diliburkan, namun sampai kapan belum ada kepastian. Oleh karena itu, manajemen masih terus memantau perkembangan ke depan. Manajemen akan menunggu kepastian kelanjutan kompetisi, termasuk menunggu keputusan Menpora mencabut larangan bermain.

Dengan kondisi seperti sekarang, lanjutnya, manajemen hanya bisa menunggu, sementara beban klub terus meningkat. "Kami berharap secepatnya ada perubahan dan kompetisi digulirkan kembali," ujarnya.

Sementara CEO Arema, Iwan Budianto, mengaku prihatin dengan penghentian sementara kompetisi LSI, sebab penghentian sementara kompetisi kasta teratas liga sepak bola Indonesia itu tentu berimbas pada kondisi pemain, baik fisik maupun mentalnya, bahkan secara finansial karena rata-rata para pemain menggantungkan nasibnya dari bermain bola.

Jika tidak ada pertandingan, kata Iwan, otomatis pemain tidak akan mendapatkan uang pertandingan plus bonus kemenangan yang selalu diberikan manajemen. Melihat kondisi ini, manajemen sedang merumuskan bagaimana mengatasi masalah yang timbul akibat penundaan yang tidak jelas ini.

Sedangkan kerugian finansial yang ditanggung manajemen, ujarnya, juga cukup besar karena pasokan dana dari sponsor terpaksa harus tertunda pembayarannya. Padahal, untuk operasional tim sehari-hari dibutuhkan biaya yang jumlahnya cukup signifikan.

"Meski sponsor menunda pembayaran, manajemen tetap harus mengeluarkan uang untuk operasional yang nilainya cukup besar. Sejak ditundanya kompetisi Februari lalu hingga sekarang, kerugian Arema hampir mencapai Rp5 miliar, termasuk penundaan pembayaran dari sponsor," kata Iwan.

Arema Cronus 27 Tahun Mengarungi Kompetisi Sepakbola Indonesia (1)

Skuat Arema tahun 1993 (sumber: aremania)


Malang - Tak terasa sudah 27 tahun klub asal Jawa Timur, Arena Cronus meramaikan kancah sepakbola di Tanah Air. Selama itu sudah beragam gelar juara telah mereka rebut, seperti juara Liga Indonesia pada 1993 dan juara Liga Indonesia Super pada 2010. Mereka juga telah dua kali juara Piala Indonesia, 2005 dan 2006.
Arema, yang pada masa kelahirannya bernama Arema Football Club atau Persatuan Sepak Bola Arema ini terbentuk pada 11 Agustus 1987. Kehadirannya memperkuat kebanggaan publik kota apel ini, karena sebelumnya telah ada Persema Malang.
“Usia kami tahun ini sudah 27 tahun. Setelah kami juara pada 2010, prestasi tertinggi kami menjadi runner up. Kini, saatnya bagi kami merebut gelar juara,” kata General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.
Kiprah klub kebanggaan masyarakat Malang ini diawali oleh Mayjen TNI (purn) Acub Zaenal, mantan Gubernur Irian Jaya yang juga mantan pengurus PSSI periode 1980-an.
Ia merupakan figur yang mempunyai andil menelurkan pemikiran membentuk klub Galatama di Malang setelah sebelumnya membangun klub Perkesa 78. Ovan Tobing, humas Persema saat itu, mendukung ide Acub tersebut. Ovan adalah orang yang mengundang Acub ke Stadion Gajayana ketika Persema melawan Perseden Denpasar. Saat itu, penonton membeludak. Maka, Acub yang kala itu menjadi Administratur Galatama, mencetuskan keinginan mendirikan klub Galatama.
Beberapa hari kemudian, putra Acub, Lucky, mendatangi Ovan di rumahnya untuk membicarakan pendirian klub tersebut. Lucky saat itu masih suka tinju dan otomotif. Ovan saat itu hanya punya pemain, tetapi tidak punya dana untuk membentuk klub Galatama.
SIWO PWI juga besar atas terbentuknya Arema. Awalnya, Lucky bertemu dengan Dirk “Derek” Sutrisno (Alm), pendiri klub Armada ‘86. Dirk yang akrab dengan wartawan olahraga di Malang, mengadakan seminar sehari untuk melihat “sudah saatnyakah Kota Malang memiliki klub Galatama?”
Rekomendasi yang didapat dari seminar tersebut, adalah Kota Malang dinilai sudah layak memiliki sebuah klub Galatama yang profesional. Nama Arema awalnya adalah Aremada-gabungan dari Armada dan Arema. Beberapa bulan kemudian nama Aremada diganti menjadi Arema'86.
Nama Arema sendiri diambil dari legenda Malang. Adalah Kidung Harsawijaya yang pertama kali mencatat nama tersebut, yaitu kisah tentang Patih Kebo Arema di kala Singosari diperintah Raja Kertanegara. Prestasi Kebo Arema menakjubkan. Ia mematahkan pemberontakan Kelana Bhayangkara dan Cayaraja.
Nama Arema'86 diubah menjadi Arema dan ditetapkan pula berdirinya Arema Galatama pada 11 Agustus 1987. Simbol Singo (Singa) pada Arema ditetapkan karena berkaitandengan bulan di mana Arema lahir, yaitu Agustus. Sesuai horoscop, Agustus adalah Leo atau Singa.
Untuk tampil di Galatama, Arema gencar mencari pemain. Usaha mereka tidak sia-sia, nama-nama yang tenar saat itu didapatkan mereka, seperti Maryanto (Persema), Jonathan (Satria Malang), Kusnadi Kamaludin (Armada), Mahdi Haris (Arseto), Jamrawi dan Yohanes Geohera (Mitra Surabaya). Jabatan pelatih dipegang Sinyo Aliando.
Sayangnya, masalah kembali mendera mereka. Pemain sudah ada, tetapi mess pemain belum didapat. Beruntung, Lapangan Udara Bandar Udara Abdul Rachman Saleh menyediakan barak prajurit Paskhas TNI AU untuk tempat penampungan pemain. Lapangan Pagas Abdul Rachman Saleh juga dijadikan tempat berlatih. Jadi, TNI-AU juga berperan besar pada Arema.
Penulis: iman rahman cahyadi/CAH
Sumber:PR

Messi-Alves Gol, Barcelona Bungkam Manchester City 2-1

Penulis: Ferril Dennys | Kamis, 13 Maret 2014 | 04:39 WIB
 
BARCELONA, KOMPAS.com — Barcelona menang 2-1 atas Manchester City pada leg kedua 16 besar Liga Champions di Camp Nou, Rabu (12/3/2014). El Barca pun lolos dengan keunggulan agregat 4-1.

Barca nyaris unggul terlebih dulu melalui penetrasi Lionel Messi. Bintang asal Argentina tersebut berhasil merangsek ke dalam kotak penalti lawan setelah melewati tiga pemain City. Messi kemudian berhasil mengecoh kiper Joe Hart dan kemudian berusaha menyarangkan bola. Sayang, bola hasil tembakan Messi dengan cepat dibuang Vincent Kompany.

Neymar berhasil mencetak gol pada menit ke-18, tetapi wasit menganulirnya karena pemain asal Brasil tersebut off-side sebelum mencetak gol. Peluang emas ini berkat kerja keras Jordi Alba yang berhasil masuk ke dalam kotak penalti lawan.

Setelah itu, Barca terlihat cukup frustrasi meski menguasai permainan. Yaya Toure dan kawan-kawan tampil disiplin memutus serangan tim tuan rumah dan City juga memperagakan permainan keras.

Tak pelak, wasit Stephane Lannoy sudah mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Pablo Zabaleta, Aleksandar Kolarov, dan Fernandinho. Tiga pemain ini dipastikan absen seandainya City lolos ke babak selanjutnya.

Terlepas dari itu, Barcelona sempat memiliki peluang emas melalui aksi Neymar pada menit ke-37. Pemain asal Brasil tersebut berhasil melepas tembakan dari dalam kotak penalti. Sayang, bola tembakan Neymar gagal mengenai sasaran.

Tak berselang lama, Xavi melepaskan tembakan seusai memanfaatkan umpan Messi. Beruntung bagi City, Joe Hart berhasil menepis tembakan Xavi.

City membalasnya melalui kombinasi Toure dan Silva. Toure dari luar kotak penalti memberikan bola kepada Silva. Silva dengan tumitnya meneruskan si kulit bulat kepada Nasri. Pemain asal Perancis langsung melepaskan tembakan keras. Namun, Victor Valdes masih cermat menangkap bola.

Barcelona kemudian berhasil mendapatkan beberapa peluang, tetapi mereka gagal mengonversinya menjadi gol hingga turun minum.

Selepas jeda, Edin Dzeko masuk untuk menggantikan Aguero. Dzeko langsung melepaskan ancaman melalui tembakan keras yang dilepaskannya pada menit ke-47. Namun, bola hasil tembakan pemain asal Bosnia-Herzegovina tersebut masih bisa ditangkap Valdes.

Laga pun semakin sengit. Messi membalas melalui tembakan yang dilepaskannya pada menit ke-52. Apes, tembakan Messi masih membentur tiang.

Dzeko kembali melepaskan ancaman saat menanduk bola dari umpan Kolarov. Namun, Dzeko harus gigit jari karena Valdes berhasil menepis bola.

Meski begitu, Barca mampu unggul terlebih dulu berkat gol Messi pada menit ke-66. Gol ini bermula dari kesalahan Lescott saat membendung umpan terobosan Fabregas. Messi yang tak terkawal berhasil menguasai bola. Ia kemudian mengungkil bola masuk ke gawang City saat berhadapan dengan kiper Joe Hart.

Gol ini membuat Barca semakin percaya diri. Xavi nyaris menggandakan keunggulan Barca saat berhasil melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Beruntung bagi City, Joe Hart sukses menepis bola.

Tertinggal, Manuel Pellegrini melakukan perubahan dengan memasukkan Negredo dan Jesus Navas pada menit ke-75. Saat perubahan tersebut belum membuahkan hasil, City harus bermain dengan sepuluh pemain menyusul kartu kuning kedua yang diterima Zabaleta.

Bek asal Argentina tersebut diusir wasit karena melakukan protes keras terhadap keputusan wasit yang tak memberikan penalti saat Dzeko dilanggar Pique di dalam kotak penalti. 

Meski begitu, City mengejutkan Barcelona setelah berhasil mencetak gol balasan pada menit ke-89. Melalui sepak pojok, Dzeko menanduk bola. Kompany kemudian mencocor bola masuk ke gawang Barcelona.

Namun, Alves memulihkan keunggulan Barcelona melalui gol yang diciptakannya pada menit ke-90+1. Gol ini sekaligus "memateraikan" kemenangan Barca 2-1.

Susunan Pemain
Barcelona: 1-Victor Valdes; 22-Dani Alves, 3-Gerard Pique, 14-Javier Mascherano, 18-Jordi Alba; 6-Xavi, 16-Sergio Busquets, 4-Cesc Fabregas; 8-Andres Iniesta, 10-Lionel Messi, Neymar (Sanchez 79)
Pelatih: Gerardo Martino

Manchester City: 1-Joe Hart, 5-Pablo Zabaleta, 4-Vincent Kompany, 6-Joleon Lescott, 13-Aleksandar Kolarov;  25-Fernandinho, 42-Yaya Toure, 7-James Milner, 21-David Silva (Negredo 72), 8-Samir Nasri (Jesus Navas 74); 16-Sergio Aguero (Edin Dzeko 46)
Pelatih: Manuel Pellegrini

Wasit: Stephane Lannoy

Ditahan Arsenal 1-1, Muenchen Melaju ke Perempat Final

REPUBLIKA.CO.ID, The Bavarians kembali menunjukan keperkasaannya dengan menyingkirkan Arsenal, Rabu (12/3) dini hari. Walaupun pertandingan berkesudahan 1-1 Munchen berhak melangkah ke babak delapan besar dengan agregat 3-1.
Tampil di depan pendukung fanatiknya, anak asuh Pep Guardiola langsung menggebrak di menit ke empat melalui tendangan keras Bastian Schweinsteiger dari luar kotak penalti memanfaatkan umpan dari Mario Mandzukic. tapi bola masih bisa diamankan oleh Lukas Fabianski.
Di Menit ke-20, giliran Arjen Robben yang mengancam. Berawal dari umpan silang Frank Ribery dari sisi kiri.  Kemudian disambar oleh Robben dari sisi kanan gawang. Namun bola masih melebar.
Pada menit ke-31 Arsenal mempunyai peluang melalui tandukan Olivier Giroud, memanfaatkan umpan. Tapi bola yang meluncur ke pojok kanan bawah gawang masih bisa diamankan oleh Fabianski. Hingga turun minum,
skor masih sama kuat 0-0.
Setelah istirahat, tepatnya di menit ke-55, Bastian Schweinsteiger membawa tuan rumah unggul, dengan memanfaatkan umpan dari Arjen Robben. Hanya selang dua menit, Podolski berhasil menyamakan kedudukan.
Sebenarnya di injury time, Thomas Müller berpeluang membawa timnya unggul. Namun, eksekusi pinaltinya dapat digagalkan oleh Lukasz Fabianski.
Selama 90 menit Munchen mengendalikan permainan dengan ball position 65% berbanding 35%. Sementara untuk tembakan Munchen berhasil melesakkan kearah gawang Arsenal sebanyak delapan kali, sedangkan
Arsenal hanya lima kali. Pertandingan yang digelar di Alianz Arena tersebut sangat ketat terbukti dengan adanya enam kartu kuning.

Latihan skuat Arema terganggu dengan belum bergabungnya penggawa tim nasional.

LIPUTAN  AHSANI TAKWIM  DARI   MALANG


Arema Cronus terus menggeber persiapan jelang matchday kedua Grup F Piala AFC 2014, usai libur pada Jumat, anak buah Suharno itu sudah berlatih kembali. Latihan yang dihelat di Gajayana ini sudah mengarah kepada taktik untuk membuat antistrategi dari Hanoi T&T, Selasa (11/2).

Dari latihan yang terpantau kemarin, pelatih Suharno melakukan kombinasi pola satu-dua yang mengandalkan lebar lapangan. Kemudian para pemain sayap Arema tidak serta merta melakukan umpan silang, namun cenderung menggiring bola untuk lebih ke dalam, yang kemudian pilihannya tinggal menembak ke gawang, atau memberikan umpan kepada rekannya.

Tidak hanya itu, kombinasi passing yang selama ini menjadi ciri khas Arema juga diperlihatkan dalam latihan yang berdurasi dua jam itu. Pendek kata, Arema sudah tahu betul strategi yang pas untuk menumbangkan jawara Vietnam League itu. Dikonfirmasi usai latihan, Suharno menyatakan, saat ini memang konsentrasi tinggi diperlihatkan anak buahnya.

Tapi dalam latihan itu, enam pemain tim nasional Indonesia, yaitu Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Ahmad Bustomi, I Gede Sukadana, Irsyad Maulana, dan Cristian Gonzales yang belum bergabung. Suharno mengakui ia sedikit mengalami kesulitan.

Namun, pola persiapan Arema yang menjalani 23 laga pramusim diyakini tidak akan membuat pemain timnas kesulitan mengaplikasikan strategi yang bakal diterapkan.

"Mungkin besok [hari ini] mereka bisa bergabung, karena saya tahu jika mereka tidak latihan, berarti memang masih belum bisa latihan," kata Suharno.

Mengenai pola latihan yang dipakai hari ini Suharno mengakui, itu digunakan untuk melawan Hanoi T&T. Namun dia enggan menjelaskan secara detail, karena memang itu untuk kepentingan Arema. Namun karena pemain belum lengkap, Suharno menjelaskan, latihan yang dilakukan hanya untuk pertahanan dan finishing.

Untuk latihan pertahanan, Arema terlihat melakukan antisipasi terhadap serangan balik cepat dari kubu Hanoi. Sementara saat menyelesaikan peluang, Suharno tidak ingin anak buahnya bermain-main di depan gawang. Kalau ada kesempatan bola harus segera dieksekusi.

"Yang jelas hari ini kita kombinasikan serangan dengan penyelesaian peluang, serta latihan pertahanan, dan sebagainya, ya begitulah intinya, sampean bisa melihat, dan bisa memberikan analisis sendiri," kata Suharno sembari tersenyum.

Sementara itu, media officer Arema melalui Sudarmaji juga merilis perubahan jadwal Arema. Jika sebelumnya diumumkan laga akan dimulai pada pukul 19:00. Maka di rilis terbaru itu laga dijadwalkan pada pukul 16:00. Skuat Hanoi T&T sendiri menurut Sudarmaji sudah datang, dan akan menjajal rumput stadion Kanjuruhan, Minggu (9/4).  (gk-48)

Persija Terancam Main Tanpa Penonton

Pesepakbola Arema Cronous Christian Gonzales mencoba melewati pesepakbola Persija Ismed Sofyan saat laga pertandingan Indonesia Super League (ISL) di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, (30/6). TEMPO/Aris Novia Hidayat
TEMPO.CO, Jakarta - Klub Persija Jakarta terancam bermain satu kali tanpa penonton. Hal ini adalah buntut penyerangan yang dilakukan oknum suporter mereka kepada bus Persib Bandung pada 22 Juni 2013.

"Persija diberi hukuman percobaan lima kali pertandingan kandang. Jika kembali terulang, maka akan kena sanksi larangan satu kali main tanpa penonton," kata Ketua Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Hinca Pandjaitan, Rabu, 21 Agustus 2013. "Status pertandingan saat itu pun dianggap tidak ada. Komisi pun meminta operator kompetisi untuk menyusun ulang laga."

Pada Juni 2013 lalu,  beberapa orang yang mengenakan atribut Jakmania, menyerang bus yang membawa rombongan Persib, tepat ketika keluar dari Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan.

Penyerangan itu membuat kaca bus pecah. Rombongan Persib sendiri akhirnya saat itu memutuskan kembali ke Bandung dan urung menjalani pertandingan menghadapi Persija.

Meski vonis Komisi Disiplin sudah dijatuhkan,  PT Liga Indonesia belum memastikan lokasi pengganti untuk menggelar pertandingan tersebut. Ketua PT Liga Indonesia, Joko Driyono mengaku masih menunggu kepastian lokasi dari manajemen tim berjuluk Macan Kemayoran ini. "Yang jelas tidak di Jakarta. Sudah ada beberapa opsi sejauh ini. Entah itu di Pekanbaru atau Sleman. Kami masih menunggu kepastian hingga besok siang dari manajemen Persija," kata Joko, yang juga Sekretaris Jenderal PSSI tersebut.

Labfor Polda Jatim Hari Ini Turun Ke Malang

suarasurabaya.net - Tim Labfor Polda Jatim hari ini akan melakukan identifikasi dan olah TKP kebakaran yang menghabiskan hampir seluruh bangunan Restoran Ocean Garden yang berlokasi di Jalan Trunojoyo Kota Malang, Jawa Timur.

AKBP Totok Suhariyanto Kapolresta Malang mengatakan kejadian ini masih dalam penyelidikan. Hingga kini belum ada kepastian apa penyebab terbakarnya restoran tersebut.

"Kami belum mendapatkan data penyebab terbakarnya restoran ocean, karena tim Labfor Polda Jatim diperkirakan baru tiba di Malang baru nanti jam 1 siang untuk olah TKP," kata AKBP Totok Suhariyanto kepada suarasurabaya.net, Senin (12/8/2013).

Dia menambahkan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, semua pengunjung dan pegawai restoran dapat dievakuasi ketempat lebih aman.

Totok mengatakan, sesuai pengakuan pemilik restoran, kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp. 700 juta rupiah.

"Untuk hasil yang lebih akurat, baik penyebab kejadian, kerugian materiil, dan lainnya, kami menunggu hasil olah TKP dari tim Labfor Polda Jatim," kata Totok. (wak/edy)

Editor: Eddy Prastyo

Terbakarnya Restoran Ocean Garden Diduga Ulah Aremania

Malang, GATRAnews - Restoran Ocean Garden yang berlokasi di Jalan Trunojoyo Kota Malang, Jawa Timur, terbakar pada Minggu sekitar pukul 12.30 WIB akibat petasan yang dilempar Aremania (suporter Arema). Mereka sedang berkonvoi merayakan HUT ke-26 Arema. Salah seorang saksi mata Alif Adam, 17 tahun, mengatakan bahwa saat salah satu rombongan konvoi melintas di Jalan Sriwijaya dan bermain petasan, tanpa diduga salah satu petasan yang dilempar menyambar salah satu bagian atap Ocean Garden yang terbuat dari jerami.


"Saya tidak tahu rombongan Aremania yang konvoi itu berasal dari mana. Saya tahunya ada salah seorang peserta konvoi itu bermain petasan dan ketika dilempar mengenai atap restoran itu," ujarnya seperti dikutip Antara.

Akibat tersambar petasan tersebut, hampir seluruh bangunan restoran Ocean Garden ludes dilalap api, meski tiga unit mobil pemadam kebakaran diturunkan, tak mampu menyelamatkan bangunan tersebut.

Ketika api mulai membesar, katanya, karyawan dan pengunjung restoran berhamburan. Apalagi, pada saat kejadian pengunjung sangat ramai dan lokasinya juga berdekatan dengan Stasiun Kotabaru maupun Kantor Arema.

Lokasi tersebut menjadi pusat dilangsungkannya puncak acara HUT ke-26 Arema. Acara yang dihelat di kawasan itu di antaranya adalah pasar rakyat, live band, halal bihalal, serta tempat penilaian pawai mobil hias (Aremania Fest Carnival 2013).

Sementara itu kasir Ocean Garden Devi mengatakan pada saat kebakaran, karyawan sedang sibuk melayani pengunjung, bahkan tidak tahu jika restoran tersebut terbakar. Kebakaran pertama kali diketahui oleh pengunjung restoran yang sedang makan.

Menurut dia, ada lima meja yang penuh pengunjung. Setelah diketahui ada kebakaran, semua pengunjung dan karyawan dievakuasi dan atap dirobohkan, namun api justru terus membesar.

Kapolresta Malang AKBP Totok Suhariyanto mengaku kejadian ini masih dalam penyelidikan. Hingga kini juga masih belum diketahui jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut.

"Kita masih menyelidiki lebih lanjut untuk mencari pelakunya," katanya. (DH)

Bos Arema Puji Stamina Barito

TRIBUNNEWS.COM, BANJARBARU - Setelah mendapat libur Idulfitri 1434 Hijriah, pemain dan pelatih kesebelasan Barito Putera kumpul kembali mulai Senin (12/8/2013). Esok harinya mereka kembali berlatih untuk persiapan tur ke Jawa Timur, akhir bulan ini. Namun sayang, rencana tim pelatih untuk melakukan training center (TC) di Malang, sekaligus mengintip kekuatan terkini bakal lawan, Arema Cronous, urung terwujud. “Kami latihan di Banjarbaru-Martapura seperti biasa saja,” kata pelatih kepala Barito, Salahudin kepada Metro, Sabtu (10/8/2013). Sebelumnya, skuat Laskar Antasari dijadwalkan kumpul di Malang untuk adaptasi sebelum menghadapi Arema pada 21 Agustus lalu Gresik United pada 24 Agustus. Ditanya soal alasan pembatalan, pelatih berkepala plontos ini enggan berkomentar. Menurut dia, Mekan Nazyrov dan kawan-kawan kembali latihan dua kali sehari, yakni pagi dan sore. “Dan porsinya kembali seperti biasanya,” tambah Salahudin. Mengingat para pemain baru selesai menjalani masa libur , dia khawatir kondisi mereka sedikit menurun. Untuk itulah, Salahudin fokus mengembalikan kondisi pemainnya. "Karena untuk menghadapi Arema dan Gresik tidaklah mudah. Apalagi kami menargetkan poin di sana," kata Salahudin. Lebih jauh dia menjelaskan bahwa persiapan lebih awal tersebut dilakukan lantaran lawan yang akan dihadapi merupakan tim-tim dengan materi pemain berkualitas, terutama Arema Cronous. Timnya tidak mau datang ke Malang untuk sekadar setor poin. "Kami ingin hasil terbaik tentu. Kami sadar bahwa lawan yang dihadapi adalah tim papan atas Arema. Karena itu, persiapan harus lebih maksimal," tegasnya. Indonesia Super League (ISL) musim kompetisi 2012-2013 ini Barito dikenal sebagai tim berstamina bagus dan memiliki kecepatan yang baik. Hal tersebut tidak lepas dari hasil penggemblengan pelatih Salahudin. Yakni, memberikan porsi latihan fisik yang lebih banyak. Kelebihan fisik berupa stamina dan kecepatan yang dimiliki penggawa Tim Seribu Sungai diakui kubu Arema Cronous. "Kelebihan Barito adalah stamina pemain. Kami harus waspada. Pada putaran pertama lalu, kami kewalahan dan akhirnya kalah (0-1) di kandangnya," kata General Manager tim Singo Edan, Ruddy Widodo. (ran/net)

Bima Sakti Malang Taklukan Tonga BSC

Bima Sakti Malang Taklukan Tonga BSC


23 Februari 2013 17:16:04 WIB Reporter : Hanum Oktavia

Malang (beritajatim.com) - Pertandingan seru tersaji saat Bima Sakti Niko Steel Malang melawan Tonga BSC Jakarta. Bahkan kemenangan dalam pertandingan ini harus ditentukan melalui babak over time atau perpanjangan waktu.

Bermain di Gor Bima Sakti Malang, Sabtu (23/02/2013), Bima Sakti Niko
Steel Malang mampu menerapkan permainan menyerang. Bahkan mereka langsung unggul 11-0. Namun konsistensi permainan yang diharapkan oleh pelatih William McCammon masih belum bisa terwujud sebab Tonga BSC mampu mengejar hingga 11-9. Meski demikian pada kuarter ini akhirnya Bima Sakti Malang mampu unggul tipis dengan skor 15-13.

Memasuki kuarter kedua justru Tonga BSC mampu bermain lebih efektif.
Bahkan mereka unggul di akhir kuarter kedua dengan skor 36-33. Pemain Bima Sakti Malang sendiri pada kuarter ini sering lengah sehingga tim lawan bisa menciptakan poin dari tembakan 2 poin dan 3 poin.

Di kuarter ketiga, misi mematahkan tak pernah menang pada 3 pertandingan terakhir coba dihembuskan oleh Bima Sakti Malang. Namun mereka masih belum bisa mengembangkan pertandingan dengan baik. Akhirnya kuarter ini ditutup dengan skor 56-52 untuk keunggulan Tonga BSC.

Memasuki kuarter keempat, pertandingan berjalan lebih seru. Kedua tim saling menyamakan skor. Bahkan sampai kuarter keempat berakhir skor kedua tim tetap sama yaitu 82-82. Pertandingan pun dilanjutkan melalui babak perpanjangan waktu selama lima menit.

Pada babak over time, Bima Sakti mencoba menerapkan permainan lebih disiplin dan minim melakukan pelanggaran. Hasilnya cukup efektif setelah Yanuar Priasmoro dkk mampu memenangkan pertandingan dengan skor akhir 93-87. Pemain Bima Sakti Malang, Bima Ardiansyah menjadi yang terbaik dalam pertandingan ini dengan menyumbang 38 poin dan 17 rebound. [num/ted]

Arema Bidik Krishnasamy Rajagopal sebagai Pelatih

Metrotvnews.com, Malang: Arema Indonesia mengincar lima pelatih. Salah satunya pelatih tim nasional Malaysia Krishnasamy Rajagopal. Pelatih lainnya adalah dua mantan pemain Arema, dan satu mantan pelatih timnas. Hal itu diutarakan Media Officer Arema Indonesia Sudarmadji di Malang, Jawa Timur, Selasa (13/9).

Lima nama pelatih itu muncul setelah manajemen Arema gagal mendapatkan mantan pelatih Arema, Robert Rene Alberts, yang saat ini melatih tim Serawak FA, Malaysia. Meski gagal, kata Sudarmaji, Arema tetap membayar tanggungan kepada Robert mengenai sisa utang gaji yang belum dibayar pada Liga Super Indonesia (LSI) dua tahun lalu.

Sudarmadji enggan menyebutkan nama-nama pelatih yang diincar Arema. "Nama-namanya kita rahasiakan dulu. Yang jelas kalau sudah pasti bergabung nanti akan kita umumkan. Salah satunya adalah pelatih timnas Malaysia," kata Sudarmadji.

Meskipun belum ada pelatih kepala, manajemen Arema tetap menggelar latihan. Latihan mulai dilakukan sejak sepekan lalu. "Materi latihan tidak akan terbengkalai, karena sudah ada Asisten Pelatih Joko Susilo dan Dwi Sasmianto yang telah memberikan materi pelatihan," kata Sudarmadji. (Ant/******)

Tiga Pemain Timnas Kembali ke Arema

VIVAnews - Arema Indonesia kembali menggelar latihan rutin menjelang bergulirnya kompetisi musim ini di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur. Sejumlah pemain Arema sudah mulai bergabung termasuk pemain Arema yang sebelumnya memperkuat timnas Indonesia.

Pemain itu meliputi Ahmad Bustomi, Benny Wahyudi dan Arif Suyono. Sedangkan latihan dipimpin langsung oleh Asisten Pelatih Arema, Joko Susilo dan  Dwi Sasmianto.

"Tiga pemain kami yang sebelumnya bergabung dengan timnas saat ini sudah mulai latihan bersama kami untuk persiapan menuju kompetisi musim depan," kata Joko, Selasa, 13 September 2011.

Joko mengaku, ketiga pemain timnas itu akan kembali latihan bersama timnas pada awal Oktober mendatang. Ketiganya akan kembali memperkuat Tim Merah Putih untuk menjalani persiapan Pra-Piala Dunia melawan Qatar pada 11 Oktober 2011. Untuk kali ini, menu latihan yang diberikan kepada ketiga pemain itu adalah latihan fisik untuk mengembalikan kondisi agar tetap fit.

Sementara itu, Arema sudah melakukan latihan rutin sejak pekan lalu sesuai dengan agenda tim pelatih dan manajemen Arema, dan menu latihan yang diberikan kepada seluruh adalah tes fisik untuk mengembalikan kondisi tubuh pemain setelah libur lebaran beberapa waktu lalu.

Joko mengatakan, masih ada sejumlah pemain Arema yang bergabung timnas belum mengikuti latihan. Para pemain itu adalah Kurnia Meiga Hermansyah (G), Zulkifli Syukur, Yongki Ariwibowo, Dendi Santoso dan Hendro Siswanto.

"Sejumlah pemain Arema yang ikut timnas saat ini ke Hongkong untuk memperkuat timnas U-23 dalam sebuah laga ujicoba, sedangkan Zulkifli masih liburan di Makassar," katanya. (eh)

Laporan : Ibrahim / Malang
• VIVAnews

Lima Pemain Timnas Belum Bergabung Arema

REPUBLIKA.CO.ID,MALANG - Lima pemain timnas asal Arema Indonesia hingga kini belum bisa bergabung dalam latihan resmi tim tersebut di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur. Hal itu karena sebagian pemain masih memperkuat Timnas U-23 yang melakukan uji coba ke Hong Kong, seperti Kurnia Meiga Hermansyah, Yongki Ariwibowo, Dendi Santoso dan Hendro Siswanto. Sementara, Zulkifli Syukur masih berlibur di Makassar.
Media Officer Arema, Sudarmadji, Selasa (13/9) mengatakan bahwa total pemain Arema yang memperkuat timnas mencapai delapan pemain. Tiga di antaranya sudah bergabung dalam latihan resmi yang diasuh oleh asisten pelatih Arema, Joko Susilo. Mereka adalah Ahmad Bustomi, Benny Wahyudi dan Arif Suyono.
"Untuk Zulkifli, dia rencananya akan bergabung berlatih dengan teman-teman di Arema pada pekan depan. Sebab, dia sudah konfirmasi bahwa masih berlibur di Makassar," ucapnya.
Sementara empat pemain Arema yang saat ini berada di Timnas U-23, Sudarmadji mengaku tidak mengetahui kapan mereka bisa bergabung dan berlatih dengan Arema. Sebab, keempatnya masih akan mengikuti jadwal bersama Timnas U-23. "Kita tidak mengetahui kapan mereka bisa bergabung dan berlatih bersama Arema. Namun apabila ada jadwal kosong di Timnas U-23, keempatnya akan datang dan bergabung," tuturnya.
Latihan tim berjuluk 'Singo Edan' itu sudah dilakukan sejak sepekan lalu sesuai dengan agenda tim pelatih dan manajemen Arema. Menu latihan yang diberikan kepada pemain meliputi tes fisik untuk mengembalikan kondisi tubuh pemain setelah libur Lebaran beberapa waktu lalu.
Redaktur: Didi Purwadi
Sumber: Antara



Konvoi Aremania Sambut Ulang Tahun Arema

VIVAnews - Ratusan suporter Arema Indonesia atau biasa disebut Aremania, Kamis 11 Agustus, melakukan konvoi keliling Kota Malang, Jawa Timur. Aremana merayakan ulang tahun tim kesayangannya yang ke-24.

Konvoi  dimulai dari depan Stasiun Kota Baru Malang, dan juga dilakukan di wilayah Kabupaten Malang serta di Kota Batu. Dalam konvoi itu, berbagai atribut tim berjuluk "Singo Edan" seperti spanduk, syal serta boneka singa disiapkan dan dipasang di sejumlah pengendara yang mengikuti konvoi.
    
Konvoi yang dipecah menjadi kelompok-kelompok kecil dan tersebar di sejumlah titik wilayah Kota Malang itu menurut rencana akan berakhir pada sore hari nanti. Aremania akan melakukan acara berbuka puasa bersama di kantor Arema.

Salah satu Ketua Panitia HUT Arema, Zaenal mengatakan, konvoi yang dilakukan sejumlah Aremania merupakan inisiatif dari pihak Aremania sendiri. Sebab, sejumlah korwil ada yang tidak merayakan ulang tahun Arema dengan konvoi.

"Kami hanya memberikan kesempatan dan mempersilahkan bagi Aremania yang sudah selesai konvoi untuk ambil takjil yang disediakan oleh manajemen Arema di kantor Arema. Itu bagian program manajemen Arema," katanya.

Aremania korwil Palem mengalihkan kegiatan ulang tahun Arema dengan berbagai kegiatan rohani, seperti berkunjung ke beberapa tempat yatim piatu untuk memberikan bantuan. "Kami tidak melakukan konvoi, sebab bertepatan dengan bulan puasa, oleh karena itu kita buat kegiatan rohani saja," kata Kacong atau Totok, salah satu Aremania Korwil Palem.

Sementara itu, Media Officer Arema, Sudarmaji mengatakan, secara resmi manajemen tidak menggelar konvoi dan hanya menggelar kegiatan sederhana. Namun, mereka memiliki semangat kebersamaan untuk menjaga eksistensi Arema dan berbagi kebaikan dengan Aremania.      Kegiatan yang dilakukan adalah menggelar bazar dan dari hasil penjualan selama bazar akan didonasikan untuk panti asuhan.

"Bazar kita gelar selama tiga hari hingga Jumat 12 Agustus 2011 mendatang di kantor Arema," katanya. Dalam bazar tersebut, dijual sejumlah produk meliputi jersey asli Arema dan sejumlah produk yang ikut menjadi sponsor tim Arema. (sj)

Laporan: Ibrahim/Malang
• VIVAnews

Timnas U-23 Siap Diuji Tiga Tim LPI

Para pemain berfoto bersama bersama jajaran pelatih di Kota Batu, Jawa Timur, tempat mereka melakukan pemusatan latihan
MALANG, KOMPAS.com - Timnas U-23 tak hanya akan melakoni uji coba lawan timnas senior yang akan berlangsung di Stadion Manahan Solo, Kamis (18/8/2011). Namun, anak asuh Rahmad Darmawan itu juga akan diuji tiga tim dari Liga Primer Indonesia (LPI). Tiga tim tersebut adalah Persebaya 1927, Persema Malang, dan PSM Makassar.

Partai melawan Persema Malang akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Selasa (16/8/2011). Lawan PSM Makasar pada Sabtu (20/8/2011), yang juga akan digelar di Malang. Sedangkan uji coba lawan Persebaya 1927 dihelat pada Rabu (24/8) di  Surabaya.
"Sehari sebelum melawan Persebaya 1927, kami juga jadwalkan ada uji coba. Tapi, sampai saat ini belum bisa dipastikan siapa yang akan menjadi lawannya nanti," jelas Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan, Kamis (11/8/2011).
Untuk uji coba melawan timnas senior merupakanpermintaan pelatih timnas senior, Wim Rijsbergen. Menurut Rahmad, ia ingin mengetahui potensi setiap pemain timnas U-23.
"Sekaligus memantau skuad. Bila ada yang bagus, tidak menutup kemungkinan didaftarkan menjadi bagian timnas senior. Para pemain nantinya akan dibagi menjadi 2 tim yang berbeda. Satu tim diturunkan melawan Persema, sebagian di antaranya disimpan. Begitu seterusnya. Sehingga, seluruh pemain memiliki kesempatan yang sama dan bisa memperlihatkan seluruh kemampuan yang dimilikinya," beber pelatih yang biasa disapa RD itu di Kota Batu, sebelum terbang ke Jakarta, memenuhi panggilan Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husein.

Pendiri Arema Tunjuk Dua Jenderal Purnawirawan Sebagai Pembina


Lucky Acub Zainal berharap dua Mayjen Purnawirawan TNI tersebut mampu mengatasi dualisme kepemimpinan di tubuh Arema.



Pendiri sekaligus pemilik tim Arema Indonesia Lucky Acub Zainal atau yang akrab dipanggil Sam Ikul, kemarin (18/07) telah mengumumkan kepengurusan baru klubnya tersebut dalam sebuah keterangan pers di kediamannya Jalan Bukit Tidar Kota Malang, Jawa Timur.

Dalam pengumuman tersebut, Sam Ikul menunjuk dua Mayor Jenderal Purnawirawan TNI, yaitu Suprapto dan Rudolf Butar-Butar, untuk mengisi posisi sebagai dewan Pembina Arema Indonesia. Sam Ikul berharap kedua figur tersebut mampu menyelesaikan masalah dualisme kepemimpinan yang ada di klub berjuluk Singo Edan tersebut.


"Tidak ada pemecatan dalam kepengurusan Arema yang baru ini, dan kita ingin semua pengurus bersatu demi kemajuan tim Arema. Dua sosok purnawirawan ini adalah teman dekat ayah saya, dan mereka memahami betul kondisi Arema. Selain itu, beliau tahu betul bagaimana harus berjuang di Arema," ujarnya.

"Ke depan dengan adanya kepengurusan baru itu, Arema bisa diperbaiki dan bisa konsentrasi menghadapi kompetisi selanjutnya, dan soal struktur kepengurusan PT Arema Indonesia beliau berdua akan menyelesaikannya."

Sebelumnya, kisruh internal yayasan Arema terjadi karena kubu presiden kehormatan sekaligus pembina Arema, Rendra Kresna menyatakan bahwa dirinya adalah pengendali Arema yang sah. Sementara, kubu M Nur yang juga menjabat ketua yayasan Arema, tetap kukuh bahwa pihaknya masih berhak menjadi pengelola Arema.


Kontingen Surabaya Protes Pemain Ilegal Tim Porprov Malang

Bola.net - Kontingen Kota Surabaya mengajukan protes resmi kepada Panitia Besar Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur tahun 2011 mengenai keikutsertaan sejumlah pebulu tangkis Kabupaten Malang yang diduga ilegal.
Komandan Kontingen Kota Surabaya, Sigit Sugiharsono, di Kediri, Sabtu, mengatakan, protes ini tidak dilatarbelakangi kekalahan tim bulu tangkis Surabaya dari Kabupaten Malang, saat laga final nomor beregu putra dan putri, Jumat (15/7).
"Tujuan utamanya bukan itu, tetapi kami ingin menegakkan aturan yang ada. Apalagi, Porprov ini hajatan besar Jatim yang bertujuan untuk pembinaan atlet," katanya didampingi Komisi Hukum KONI Surabaya, Zakaria Anshori.
Pebulu tangkis Kabupaten Malang yang diprotes kubu Surabaya adalah Lia Listya Ningrum, karena berdasarkan surat keputusan yang diterbitkan PBSI DKI Jakarta Nomor Skep/08/4.2.12/XI/2010 pada 8 November 2010, pemain PB Aufa Jakarta itu masih menjalani hukuman skorsing selama 24 bulan.
Selain itu, kubu Surabaya juga mendapatkan bukti jika Lia Listya Ningrum masih tercatat sebagai penduduk Kota Baru, Provinsi Kalimantan Selatan.
"Kami telah memiliki cukup bukti untuk melaporkan kasus tersebut. Sementara ini memang baru data pemain putri Malang yang kami punyai, tetapi protes kami juga untuk tim putranya," kata Sigit.
Zakaria Anshori menambahkan, tim bulu tangkis Kabupaten Malang yang berlaga di Porprov Jatim, diperkuat beberapa pemain asal Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Djarum Kudus, di antaranya Thomi Azizam, Deariska Putri dan Yayu Rahayu.
Ia mensinyalir pemain-pemain tersebut bukan warga asli Kabupaten Malang, tetapi sengaja dibuatkan KTP daerah setempat hanya untuk kepentingan tampil di Porprov Jatim.
"Kami berharap PB Porprov mengusut kasus ini dan kalau terbukti ada pelanggaran, medali emas yang didapat Kabupaten Malang harus dicabut," katanya.
Zakaria menegaskan, pihaknya tidak hanya mempersoalkan pemain daerah lain, tetapi juga pemain dari Surabaya yang diduga bermasalah atau pemain yang membelot ikut kontingen lain.
"Untuk kasus ini, kami akan proses setelah pelaksanaan Porprov. Kami akan bongkar semua, siapa saja yang terlibat dalam kasus ini, tetapi kami tetap melindungi para atlet," tambahnya.
Panitia Bidang Keabsahan PB Porprov, Mustofa Abidin, menyatakan, pihaknya siap menindaklanjuti laporan dan protes Kontingen Kota Surabaya, dengan memanggil pihak-pihak terkait dan meneliti bukti administrasi yang ada.
Ia menegaskan, pebulu tangkis Kabupaten Malang yang disahkan mengikuti Porprov Jatim, sebelumnya sudah mengantongi berbagai persyaratan saat didaftarkan sebagai peserta.  (ant/row)